2.1. Mengubah
bilangan desimal ke biner
Cara
untuk mengubah desimal ke biner adalah dengan membagi bilangan desimal tersebut
dengan angka 2 sambil memperhatikan sisa hasil pembagiannya.
Contoh: Berapakah bilangan biner dan desimal 224?
Penyelesaian :
224 : 2 :
112 sisa 0
112 : 2 :
56 sisa 0
56 : 2 :
28 sisa 0
28 : 2 :14 sisa 0
14 : 2 :
7 sisa 0
7 : 2 :
3 sisa 1
3 : 2 :
1 sisa 1
Tambahkan 1
Bilangan binernya didapat dari angka sisa hasil pembagian
(dibaca dari bawah), yaitu 11100000.
2.2. Kelas IP
address
Nilai
max setiap octat adalah 255, artinya bila kita hitung jumlah almat IP yang ada
adalah 255x255x255x255= 4.228.250.625, maka untuk mempermudah pemakaian IP
address dikelompokkan kedalam beberapa kelas yaitu kelas A,B, C, D, dan E.
Namun yang umum digunakan adalah kelas
A, B, dan C. Perhatikan tabel berikut.
Kelas
|
Rentang IP address
|
Format penulisan
|
A
|
1 – 126
|
1.0.0.0 s/d
126.255.255.255
|
B
|
128 – 191
|
128.0.0.0 s/d 191.255.255.255
|
C
|
192 – 223
|
192.0.0.0 s/d 223.255.255.255
|
D
|
224 – 239
|
224.0.0.0 s/d 239.255.255.255
|
E
|
240 - 255
|
240.0.0.0 s/d 254.255.255.255
|
Dari
tabel diatas cara mudah untuk menentukan kelas IP address cukup dilihat dari 8
bit pertama saja. Contoh : 130.100.160.1 berarti kelas B karena 8 bit pertama
diawali dengan angka 130. Biasanya angka pertama dan terakhir rentang IP
address tidak dianjurkan untuk digunakan seperti kelas A angka 0 dan 127, kelas
B angka 128 dan 192 serta kelas C angka 191 dan 224.
Octat –
octat dalam IP address sebenarnya dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Network
ID dan Host ID. Network ID menunjukkan identitas atau alamat Jaringan (Network
address/Network Number). Sedangkan Host ID mengacu pada nomor komputer atau
peralatan lain yang terhubung ke jaringan. Ibarat Network ID seperti alamat
komplek perumahan, sedangkan Host ID adalah nomer rumah yang ada di komplek tersebut.
Tabel
dibawah ini menunjukkan posisi Network ID dan Host ID sesuai dengan kelas nya
masing-masing.
Kelas
|
Octat
|
|||
A
|
N
|
H
|
H
|
H
|
B
|
N
|
N
|
H
|
H
|
C
|
N
|
N
|
N
|
H
|
Ket : N = Networ ID
H = Host ID
Dari tabel diatas kelas A
menggunakan octat pertama untuk network ID dan octat sisinya untuk Host ID.
Kelas B menggunakan 2 octat sisinya untuk host ID. Untuk kelas C kalian bisa
menerjemahkan sendiri.
Semoga bermanfaat :)