Sabtu, 16 Maret 2013

Cara mudah mengubah bilangan desimal ke biner


2.1. Mengubah bilangan desimal ke biner
            Cara untuk mengubah desimal ke biner adalah dengan membagi bilangan desimal tersebut dengan angka 2 sambil memperhatikan sisa hasil pembagiannya.
Contoh: Berapakah bilangan biner dan desimal 224?
Penyelesaian :
224      :     2    : 112    sisa      0
112      :     2    : 56      sisa      0
56        :     2    : 28      sisa      0
28        :     2    :14       sisa      0
14        :     2    : 7        sisa      0
7          :     2    : 3        sisa      1
3          :     2    : 1        sisa      1
                        Tambahkan     1

Bilangan binernya didapat dari angka sisa hasil pembagian (dibaca dari bawah), yaitu 11100000.


2.2. Kelas IP address
            Nilai max setiap octat adalah 255, artinya bila kita hitung jumlah almat IP yang ada adalah 255x255x255x255= 4.228.250.625, maka untuk mempermudah pemakaian IP address dikelompokkan kedalam beberapa kelas yaitu kelas A,B, C, D, dan E. Namun  yang umum digunakan adalah kelas A, B, dan C. Perhatikan tabel berikut.
Kelas
Rentang IP address
Format penulisan
A
1 – 126
1.0.0.0  s/d 126.255.255.255
B
128 – 191
128.0.0.0 s/d 191.255.255.255
C
192 – 223
192.0.0.0 s/d 223.255.255.255
D
224 – 239
224.0.0.0 s/d 239.255.255.255
E
240 - 255
240.0.0.0 s/d 254.255.255.255

            Dari tabel diatas cara mudah untuk menentukan kelas IP address cukup dilihat dari 8 bit pertama saja. Contoh : 130.100.160.1 berarti kelas B karena 8 bit pertama diawali dengan angka 130. Biasanya angka pertama dan terakhir rentang IP address tidak dianjurkan untuk digunakan seperti kelas A angka 0 dan 127, kelas B angka 128 dan 192 serta kelas C angka 191 dan 224.
            Octat – octat dalam IP address sebenarnya dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Network ID dan Host ID. Network ID menunjukkan identitas atau alamat Jaringan (Network address/Network Number). Sedangkan Host ID mengacu pada nomor komputer atau peralatan lain yang terhubung ke jaringan. Ibarat Network ID seperti alamat komplek perumahan, sedangkan Host ID adalah nomer rumah yang ada di komplek tersebut.
            Tabel dibawah ini menunjukkan posisi Network ID dan Host ID sesuai dengan kelas nya masing-masing.
Kelas
Octat
A
N
H
H
H
B
N
N
H
H
C
N
N
N
H
Ket          : N = Networ ID
                  H = Host ID

            Dari tabel diatas kelas A menggunakan octat pertama untuk network ID dan octat sisinya untuk Host ID. Kelas B menggunakan 2 octat sisinya untuk host ID. Untuk kelas C kalian bisa menerjemahkan sendiri.

Semoga bermanfaat :)